*
*
1 Litre of Tears
*
*
Dorama yang diilhami dari kisah nyata dari seorang gadis berusia 15 bernama Kitou Aya yang menderita penyakit Spenocerebellar Degeneration Disease, sebuah penyakit langka yang menyerang syaraf motorik otak. Dorama ini sendiri juga pernah di jiplak sama sinetron tercinta kita (kalo urusan jiplak menjiplak kita mah jagonya). Yang main Chelsea Olivia. Cukup sukses juga lho (heran jg gw).
Dalam drama ini tokoh utamanya bernama Ikeuchi Aya (Sawajiri Erika).Awalnya Aya adalah seorang gadis normal seperti gadis seusianya. Bahkan Aya cenderung gadis yang aktif, ceria, pintar plus jago main basket. Terbukti Aya berhasil masuk SMU unggulan walaupun ia harus mengikuti ujian susulan karena secara tak sengaja saat hendak mengikuti ujian seleksi ia terjatuh dan menabrak beberapa sepeda yang terparkir. Salah satu sepeda itu milik seorang cowok bernama Asou Haruto (Nishikido Ryo) yang berniat kabur dari ujian. Haruto berbaik hati mengantarkan Aya pulang ke rumah padahal hari itu turun hujan. Di sekolah barunya Aya juga terpilih sebagai Ketua Kelas bersama Haruto. Saat ia baru mulai menikmati masa SMU nya, tiba-tiba sebuah kejadian mengubah segalanya. Aya terjatuh tanpa sebab di depan rumahnya. Bukan itu saja di sekolahpun Aya kerap terjatuh. Ibu Ayalah yang pertama kali menyadari ada keanehan pada tubuh putrinya. Ia menemui dokter ahli syaraf untuk berkonsultasi. Dari sana ia tahu bahwa Aya menderita penyakit yang menyebabkan salah satu otaknya menyusut hingga mengakibatkan sulit bergerak dan bisa berakibat pada kematian. Berniat menyembunyikan penyakit putrinya, tapi toh akhirnya Aya bisa menyadari ada yang tak beres pada tubuhnya. Akhirnya Aya tahu tentang penyakitnya dan ia selalu menuliskan semuanya pada buku harian pemberian dokternya. Di tengah-tengah perjuangannya melawan penyakit, Aya selalu ditemani oleh Haruto yang selalu setia disisinya. Diam-diam, cowok itu menyukai Aya dan kerap membantu Aya yang penyakitnya semakin parah. Bahkan Haruto bertekad menjadi dokter agar bisa menyembuhkan penyakit sang kekasih. Aya yang menyadari kondisinya semakin memburuk mulai malah memutuskan Haruto karena ia tak mau cowok itu ikut menderita bersamanya. Aya adalah sosok gadis yang pantang menyerah. Hal inilah yang menginspirasi banyak orang. Berkat buku hariannya yang diterbitkan, Aya menjadi sosok yang terkenal bahkan sampai akhir hidupnya banyak orang yang bersimpati pada kisah hidupnya. Satu tahun sejak kematiannya, kedua orangtua Aya dibuat terharu dengan kedatangan seluruh orang dari penjuru Jepang ke makam Aya untuk memberikan penghormatan pada gadis itu atas perjuangannya yang telah mengubah hidup banyak orang
google.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar