3 WNI Menjadi Korban Kebakaran Kapal Koei Maru
Wednesday, 23 November 2011 20:56
Kapal trawl tuna berbendera Jepang Koei Maru terbakar di perairan Pulau Hachijojima 300 km sebelah selatan Tokyo pada tanggal 23 November 2011 dini hari. Kapal tersebut diawaki lima orang yang terdiri 2 orang WN Jepang dan 3 orang WN Indonesia yakni Sdr. Mohamad Imron, Sdr. Wendrika dan Sdr. Nana Sutedi. Pesawat Penjaga Pantai Jepang melihat kapal tersebut terbakar pada pukul 02:00 JST dan mengirim regu penyelamat.
Menurut pengakuan korban yang selamat, Sdr. Mohamad Imron, kapal mulai terbakar pada pukul 01:00 JST. ''Ketika api mulai menyala di dalam kapal, kami berlima memakai jaket penyelamat dan terjun ke laut," ujarnya. Sdr. Mohamad Imron diselamatkan oleh penjaga pantai setelah terapung selama 15 jam.
Fungsi Konsuler dan Atase Perhubungan KBRI Tokyo telah mengunjungi kota Katsuura, Prefektur Chiba tempat kedudukan Japan Coast Guard (JCG) dan tujuan korban selamat maupun meninggal dibawa untuk berkoordinasi dengan JCG, agen kapal dan menemui korban WNI. Dari pantauan terakhir, Sdr. Mohamad Imron dalam keadaan selamat namun masih letih karena terapung 15 jam di laut. Sdr. Wendrika telah dipastikan meninggal dunia, jenazahnya akan diotopsi pada tanggal 24 November 2011. Sementara nasib Sdr. Nana Sutedi masih belum bisa dipastikan. Jenazah yang diduga jasad sdr. Nana Sutedi masih dalam perjalanan ke Katsuura.
Indonesian Embassy - Tokyo
5-2-9 Higashi Gotanda, Shinagawa-Ku
Tokyo, Japan, 141-0022
Phone : +81 3 3441-4201
Fax : +81 3 3447-1697
Email: info@indonesianembassy.jp
http:// www2.indonesianembassy.jp/ index.php?option=com_conten t&view=article&id=321%3A3- wni-menjadi-korban-kebakar an-kapal-koei-maru&catid=3 5%3Aberita&Itemid=219&lang =en
--------------------------
Wednesday, 23 November 2011 20:56
Kapal trawl tuna berbendera Jepang Koei Maru terbakar di perairan Pulau Hachijojima 300 km sebelah selatan Tokyo pada tanggal 23 November 2011 dini hari. Kapal tersebut diawaki lima orang yang terdiri 2 orang WN Jepang dan 3 orang WN Indonesia yakni Sdr. Mohamad Imron, Sdr. Wendrika dan Sdr. Nana Sutedi. Pesawat Penjaga Pantai Jepang melihat kapal tersebut terbakar pada pukul 02:00 JST dan mengirim regu penyelamat.
Menurut pengakuan korban yang selamat, Sdr. Mohamad Imron, kapal mulai terbakar pada pukul 01:00 JST. ''Ketika api mulai menyala di dalam kapal, kami berlima memakai jaket penyelamat dan terjun ke laut," ujarnya. Sdr. Mohamad Imron diselamatkan oleh penjaga pantai setelah terapung selama 15 jam.
Fungsi Konsuler dan Atase Perhubungan KBRI Tokyo telah mengunjungi kota Katsuura, Prefektur Chiba tempat kedudukan Japan Coast Guard (JCG) dan tujuan korban selamat maupun meninggal dibawa untuk berkoordinasi dengan JCG, agen kapal dan menemui korban WNI. Dari pantauan terakhir, Sdr. Mohamad Imron dalam keadaan selamat namun masih letih karena terapung 15 jam di laut. Sdr. Wendrika telah dipastikan meninggal dunia, jenazahnya akan diotopsi pada tanggal 24 November 2011. Sementara nasib Sdr. Nana Sutedi masih belum bisa dipastikan. Jenazah yang diduga jasad sdr. Nana Sutedi masih dalam perjalanan ke Katsuura.
Indonesian Embassy - Tokyo
5-2-9 Higashi Gotanda, Shinagawa-Ku
Tokyo, Japan, 141-0022
Phone : +81 3 3441-4201
Fax : +81 3 3447-1697
Email: info@indonesianembassy.jp
http://
--------------------------
Maturnuwun kangmaaasssssQuuu....
katanya... menyelesaikan masalah dijaman sekarang bukan pakai kepala dingin... tapi pakai mbah Google...
seeeepppppp!!!!

Tanks atas bloģ nya apa bila mengetaui nana hubungi kami
BalasHapus